you're reading...
English : Grammar

Modal Auxiliaries

Modal auxiliaries berfungsi membantu kata kerja untuk memberikan makna spesifik tertentu dan juga untuk menentukan tenses sebuah kalimat.

Contoh :

  • Can                  could               could have
  • May                 might                might have
  • Shall                should              should have
  • Must                had to               have to
  • Will                  would               wouuld have

Dalam mempelajari modal auxiliaries ada dua hal yang penting.

 1. Pattern : semua modal auxiliaries harus di ikuti “verb 1” atau “be” (kalimat nominal)

  • Subject + Modals + Be
  • Subject + Modals + Verb 1


  • She may be at the office today.
  • He may come late to the meeting.

2. Meaning : makna dari modal auxiliaries


  • Present/future ability : untuk menyatakan kemampuan pada saat ini.

Contoh : I can do my task by myself.

  • Request : untuk mengungkapkan permintaan.

Contoh : Can I borrow your bike?

  • Offering : untuk menawarkan sesuatu

Contoh : Can I do something for you, Sir?


  • Past ability : untuk menyatakan kemampuan dimasa lampau.

Contoh : I could play basket ball when I was a child

  • Polite request : untuk menyatakan permintaan yang lebih sopan.

Contoh : Could I borrow your pen, please?


  • Possibility : untuk menyatakan kemungkinan di saat ini.

Contoh : He may go to the downtown for shopping.

  • Polite request : untuk menyatakan permintaan yang sopan.

Contoh : May I borrow your phone for a moment?

  • Offering : untuk menawarkan sesuatu.

Contoh : May I help you, Sir?

  • Hopes and wishes : untuk menyatakan harapan dan keinginan.

Contoh : May God bless you. May you rest in peace.


  • Possibility : untuk menyatakan kemungkinan

Contoh : He might be at the library now.

  • Polite request : untuk menyatakan permintaan yang sopan.

Contoh : Might I borrow your pen?

Must – Have to /Has to /Had to

  • Obligation : untuk menyatakan keharusan.

Contoh : You must study hard.

Prohibition : untuk menyatakan larangan (dengan menambahkan “not”).

Contoh : You must not step on the grass.

  • Certainty : untuk menyatakan kepastian.

Contoh : Joni is absent, he must be sick today.

Catatan : “have to/ has to/ had to” menyatakan keharusan lebih kuat dibandingkan “must”.

Should/Ought to

  • Advisability : untuk menyatakan nasehat / sebaiknya.

Contoh : He should take a rest after holding a such tired day.

  • Essence/recommendation : untuk menyatakan esensi atau rekomendasi.

Contoh : It is essential that you should go home early.


  • Past willingness : untuk menyatakan kesediaan (lampau)

Contoh : I would come to the party last night.

  • Offering : untuk menawarkan sesuatu (lebih sopan)

Contoh : Would you like some tea or coffee?

  • Request : untuk menyatakan permintaan.

Contoh : Would you mind opening the window?


  • Willingness : untuk menyatakan kesediaan (present/future)

Contoh : I’ll call you when I get back from Malang.

  • Request : untuk menyatakan permintaan

Contoh : Will you go with me?

  • Future Tense : untuk menyatakan kegiatan masa yang akan datang.

Contoh : We will go to your house on Saturday night.

Simak juga :



No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )


Connecting to %s

%d bloggers like this: